Blogger templates

Minggu, 05 Juni 2016

Kenangan

Kenangan Oleh Cha Nissa
Cerpen ini terinspirasi dari sebuah lagu Indonesia pop yang dinyanyikan oleh Alika mantan member girlband princess yang berjudul aku pergi. aku lumayan suka dengan lagu ini, karena pas lagu ini di rilis kata-katanya itu pas banget dengan kondisiku saat itu.
****
“Kenangan kita tak-kan kulupa, ketika kita masih bersama”
Walaupun kita tak pernah menjalin hubungan yang serius, aku tak akan pernah lupa tentang semua yang pernah terjadi antara AKU dan KAU. Lagipula buat apa untuk bisa melupakanmu, kalo itu bisa membuat aku sedih. Kenangan kita sangat indah, jadi aku tak punya alasan untuk bisa melupakan-nya.
“Kita pernah tertawa, pernah bahagia bersama”
Dua bulan lamanya, kita melalui hari-hari dengan canda dan tawa. Aku bahagia sekali, karena bisa berbagi tawa denganmu, walau itu hanya singkat. Ada banyak hal yang mebuat kita tertawa bersama selama dua bulan itu.
Sebenarnya kita masih bisa tertawa bersama, tapi jarak dan waktulah yang memisahkan. Andai..... Jarak dan waktu tidak menghalanginya pasti sekarang aku adalah orang yang paling beruntung karena bisa bersamamu. Karena mengingat kau banyak dikagumi para kau hawa. -_________-. Distance I HATE YOU.
“Semua akan selalu ku ingat, semua akan selalu membekas”
Tidak mudah bagiku untuk bisa melupakan semuanya. Kau sunggu tak bisa kulupakan begitu saja, mungkin butuh waktu untuk bisa melupakanmu. Semua kenangan indah bersamamu, akan selalu membekas disini. Dihatiku.
Tahukah kau selama dua bulan itu aku menyukaimu? Aku tak tau kenapa, tapi setiap melihat wajahmu, bahkan hanya membayangkan wajahmu saja, disini, di hatiku seperti ada suara drum band yang beraliran rock. Dan tak tahu kenapa, setiap berada disampingmu aku merasa sangat nyaman. 
“Kita pernah bersatu dalam satu cinta”
TIDAK!!! Kita tidak pernah bersatu dalam satu cinta. Kau belum pernah mengutarakan perasaanmu secara langsung kepadaku, tapi entah iya atau tidak kau telah mengutarakan-nya lewat lagu yang kau nyanyikan.
Love you too.
“Aku pergi”
Bye. Semuanya tinggal kenangan. Sekarang kau telah memiliki pasangan begitupun sebaliknya.
Tapi ketahuliah walaupun ini hanya sebuah kenangan, aku tak akan pernah melupakan-nya. Dan maaf sebelumnya, pesan singkat darimu akhir-akhir ini tak kubalas. Karena aku merasa, aku harus pergi jauh dari kehidupanmu. Karena itu hanya mengganggumu dan mungkin saja hanya membuang-buang waktumu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar