Blogger templates

Rabu, 08 Juni 2016

Story 21

Puisi (Karya Sri Hardiyanti Sibali)



“HUJAN”
Airmu bagaikan perasaaan
Suaramu terkadang membuat
Semuanya berarti
Ketika merasa sendiri terkadang

PINOKIO (PINOCCHIO)

Pinokio (Pinocchio)
Geppetto adalah seorang kakek tua miskin pemahat kayu, dia bergumam ketika sedang membuat boneka dari cabang pohon 

"Kamu akan menjadi anak saya dan aku akan menamaimu 'Pinokio'".

Putri Salju & 7 Kurcaci

Putri Salju dan 7 kurcaci
Pada suatu waktu, hiduplah seorang Ratu di sebuah kerajaan. Ratu ini adalah wanita tercantik di seluruh negeri dan sangat bangga dengan kecantikannya. Ratu memiliki Cermin Ajaib yang dapat menjawab setiap pertanyaan. Setiap pagi, Ratu berdiri di hadapan Cermin Ajaib dan bertanya kepada Cermin Ajaib,

Putri Duyung

Ariel - Putri duyung
Raja Triton adalah raja lautan yang perkasa, ia mempunyai banyak anak perempuan. Mereka mencintai dunia bawah laut dimana tempat mereka tinggal. Tetapi Ariel yaitu anak bungsunya, memimpikan dunia di atas permukaan air, dunia manusia. Meskipun ayahnya telah memperingatkannya agar tidak ke dunia manusia, Ariel mengabaikannya. Dia sering berenang ke permukaan laut untuk melihat dunia yang berada di atas permukaan air.

Si Kancil & Kura-kura

si kancil dan kura-kura
Si Kancil dan kura-kura sudah lama bersahabat. Pada suatu hari mereka pergi menangkap ikan di suatu danau. Berjumpalah si kancil dan kura-kura dengan seekor kijang. Kijang ingin ikut serta. Lalu si kancil, kura-kura dan kijang pergi bertiga.

Si Kancil & Siput

dongeng si kancil dan siput
Suatu hari angin berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga dengan si kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya si kancil berjalan-jalan di hutan sambil membusungkan dadanya.

Si Kancil & Buaya

Suatu hari Si Kancil, binatang yang katanya cerdik itu, sedang berjalan-jalan di pinggir hutan. Dia hanya ingin mencari udara segar dan melihat matahari yang cerah bersinar. Di dalam hutan terlalu gelap karena pohon-pohon sangat lebat.

Si Kancil ingin berjemur di bawah terik matahari. Di sana ada sungai besar yang airnya dalam sekali. Setelah sekian lama berjemur, Si Kancil merasa ada yang berbunyi di perutnya.

Senin, 06 Juni 2016

Cerita Lucu Abu Nawas Berlomba Mimpi di bulan Ramadhan


Pada siang di bulan Ramadan, Abunawas didatangi oleh dua orang temannya yang tidak berpuasa. Mereka bersekongkol untuk ngerjai Abu Nawas.

Tibalah mereka di depan pintu rumah Abu Nawas. Setelah mengucapkan salam, tanpa basa basi lagi mereka mengajak Abu Nawas ngabuburit (mengisi waktu untuk menunggi berbuka puasa.

Cerita Lucu Kocak Spesial Bulan Ramadhan


Karena berhubungan sekarang bertepatan dengan bulan puasa, maka cerita lucu gokil ini pun berhubungan dengan puasa ramadhan. Dimana dalam cerita ini dikisahkan seorang anak kecil yang menjalankan ibadah puasa ramadhan, namun ketika jam menunjukkan angka 3 sore, anak kecil tersebut sudah tidak sabar menahan lapar.
Akhirnya anak kecil ini pun berinisiatif memutar jam ke angka 6 dengan maksud untuk berbuka puasa secepatnya, dan tindakan itu pun di dukung oleh orang tuanya. Bagaimanakah cerita selengkapnya?

Cerita & Kisah Lucu di Bulan Puasa Ramadhan


Dik Z sedang bermain tebak-tebakan dengan Dik X.
“Ramadhan apa yang bisa main drum?” tanya Dik Z.
“Ah, kalau itu gampang, jawabannya pasti Gilang Ramadhan.” Jawab Dik X. Dik Z lantas mengangguk.
“Ramadhan apa yang ada di film?”, tanya Dik X.
“Ramadhan dan Ramona,” jawab Dik Z.
“Masih salah,” sahut Dik X.
“Terus apa jawabannya?”, tanya Dik Z.
“Jawabannya Rama…dhan Shinta,” jawab Dik X.
“?????” Dik Z tampak melongo.

Minggu, 05 Juni 2016

Penghuni Blok Rumah Tahanan


Perkenalkan nama saya Ricky Handika Putra, sering disapa Ricky. Saya akan bercerita tentang pengalaman saya pada tahun 2010 kemarin. Saya punya pengalaman tidak menyenangakan pada masa itu.

Saya pernah mendekam di sebuah rumah tahanan/penjara lebih tepatnya. Saya cukup lama di rutan, sekitar 1 tahun 2 bulan. Di situ saya banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang mungakin di luar tidak bisa saya dapatkan.

Sudah Ngantuk, Apa Sudah Tahu?


Hai, nama aku suci indah sari biasa dipanggil indah. Tapi kalian boleh manggil apa aja karena itu gak

penting. Ok di cerita aku yang ke-7 ini aku akan menceritakan kisah kakak ku.

Saat itu aku lagi sibuk sekali mengerjakan tugas kuliah. Ditambah lagi aku juga harus mengurus

kegiatan kampus. Jadi waktu itu memang beberapa kali aku harus ngerjain tugas di perpustakaan

Ospek Fakultas

Sumber Foto: Google
Kisah ini nyata ketika ospek fakultas. Kejadiannya sekitar pertengahan awal bulan oktober lalu. Tiap tahun ajaran baru di kampusku ada ospek fakultas.
Lokasinya selalu di luar kota, biasanya di lokasi perkemahan. Tahun ini pun ternyata sama, yaitu di bumi perkemahan, Trawas, Jatim. Aku sebenernya uda gak perlu gituan. Karna skrg uda semester 3. Acara itu untuk mahasiswa baru aja.

Itu Alasannya

Itu Alasannya - Cerpen Sedih

Sudah hampir seminggu ini aku lebih menghabiskan waktuku untuk merenung . Ya lebih tepatnya karna kejadian tempo bisa karena ayah yang hmm (selingkuh) atau karna temen-temen yang sempet bicarain masalah ayah . Di mana ayah ? oh , aku tak tau . Sudah hampir beberapa minggu ini ayah menghilang lebih tepatnya sejak seorang wanita yang mendorongku sampai aku jatuh tersungkur malam itu . Namaku Yashinta Aulia . Teman-teman biasa memangilku Yash.

Sampai Ku Menutup Mata

Sampai Ku Menutup Mata Karya Luluk Lutfiyatul Maghfiroh
Nikakhahaa watazwijahaa linafsi bidzaalik.......
Masih terngiang jelas ditelingaku suara Mas Habibi Farhani Hidayatullah suamiku tercinta yang melafalkan dengan lantang kalimat itu. Kalimat yang menjadikan aku yang dulu haram baginya kini menjadi halal untuk disentuhnya.
Rasa merinding ketika dia mengusap kepalaku dan mencium keningku sembari berkata “Anti Sakinatirruh” juga masih terasa sampai saat ini. Rasaya baru beberapa hari kemarin saja kejadian itu berlangsung. Aku merasa bangga dan bahagia karena dianugerahi suami yang sholeh, bertanggung jawab dan penyayang seperti dia. Tapi sayang.........

Kenangan

Kenangan Oleh Cha Nissa
Cerpen ini terinspirasi dari sebuah lagu Indonesia pop yang dinyanyikan oleh Alika mantan member girlband princess yang berjudul aku pergi. aku lumayan suka dengan lagu ini, karena pas lagu ini di rilis kata-katanya itu pas banget dengan kondisiku saat itu.
****
“Kenangan kita tak-kan kulupa, ketika kita masih bersama”
Walaupun kita tak pernah menjalin hubungan yang serius, aku tak akan pernah lupa tentang semua yang pernah terjadi antara AKU dan KAU. Lagipula buat apa untuk bisa melupakanmu, kalo itu bisa membuat aku sedih. Kenangan kita sangat indah, jadi aku tak punya alasan untuk bisa melupakan-nya.
“Kita pernah tertawa, pernah bahagia bersama”

I Love You

I Love You - Cerpen Cinta Sedih
“Jika engkau merasakan cinta pada seseorang, katakanlah. Berani. Jujur dan jangan ragu. Tapi, jika tidak, ucapkanlah dengan tegas bahwa engkau tak menyukainya.”

Kata-kata yang selalu terngiang dan telah terpatri di kepalaku sebelum aku bertemu dengan pria ini. Pria Manis, berwajah Ganteng dan memakai behel di giginya. Pria Tampan yang telah mencuri hatiku dan menyimpannya, hingga tak dapat aku temukan pecahan hatiku. Pria yang mampu membuatku tak mampu berkata-kata. Pria yang mampu membuatku tak dapat mengingat kata-kata yang selama ini telah bersarang di kepalaku. Aku tau, mungkin aku sudah gila atau apalah itu. Aku tak ngerti dan tak paham dengan apa yang sedang kualami sekarang. Yang ku tau hanya aku ingin bersama selamanya dan menggenggam tangannya.

Pelangi Beri Aku Warna

Pelangi Beri Aku Warna - Cerpen persahabatan
Tak selamanya benang itu selalu rapi, seringkali pintalan benang itu kusut, sulit diterjemahkan hingga berakhir kejenuhan. Begitulah keadaanku sekarang, berada di tengah tikungan tajam persahabatan yang memaksa aku memilih, sendiri tanpa tersakiti, atau bersama namun terus tersakiti. Egois memang jika aku tetap memilih untuk berpisah dengan sahabat-sahabat yang kurajut, kubangun dengan berjuta cerita, pengharapan serta kejadiaan yang mengharukan hingga membuat aku tak bisa melupakannya. Namun seegoisnya aku mencoba untuk sendiri, jauh lebih menyakitkan jika aku terus bersama. Bagaimana tidak ? mereka orang yang selama ini kusayang tempat bersandar berbagi rasa sedih, duka, dan derita akrab dengan orang-orang yang telah membuatku jauh dari mereka. Apa ini kecemburuan ? kurasa tidak, memanglah pantas jika aku merasa sudah tidak di acuhkan lagi oleh mereka yang dulunya selalu tertawa bersama. Apa ini hanya suatu ketidaksengajaan ? kurasa itu juga alasan yang tidak tepat.

Sudah Waktunya

Sudah Waktunya - Cerpen Sedih
Pagi masih menyisakan tetesan gerimis semalam. Embun-embun dijendela kaca masih setia saling beradu. Dingin masih terasa hingga ke ulu hati. Ah, malas sekali rasanya beranjak dan menyibak selimutku. Kulihat jam weker disamping meja tempat tidurku. Mati. Tidak ada angka yang menunjukkan waktu. Baterainya habis. Itu adalah alasan yang paling masuk akal. Tapi aku punya alasan sendiri kenapa jam weker itu mati.

Hembusan Terkahir Sahabatku

Hembusan Terakhir Sahabatku
Di pagi hari dengan cuaca yang tidak bersahabat, awan hitam menyelimuti langit biru yang cerah diseratai dengan rintikan hujan, Nindy siswi teladan SMA ATHENS yang kini duduk di kelas IX sudah bersiap–siap untuk pergi ke sekolah dengan Jazz kesayangannya.

Sesampainya di sekolah.

Pengorbanan Seorang Sahabat


Amelia. Saat ini, ia duduk di kelas 1 SMP. Ia memiliki seorang sahabat yang sangat perhatian padanya, Claire namanya. Sejak mereka duduk di kelas 1 SD, mereka sudah bersahabat. Hari demi hari mereka lewati dengan keceriaan.
*****

Sahabat Selamanya


Disana terlihat dua orang anak perempuan yang kelihatan bahagia. Mereka tertawa dan bercanda berdua. Ternyata mereka berdua adalah sahabat. Mereka berdua mernama Adell dan Airin. Mereka takkan terpisahkan. Adell dan airin sudah saling kenal sejak kecil. Mereka berdua tdk pernah terpisah. Mereka sekelas bahkan satu bangku.